Informasi Terkini New

TRADISI LISAN DOLANAN MEMBANGUN KARAKTER DAN CITRA MANUSIA

TRADISI LISAN DOLANAN MEMBANGUN KARAKTER DAN CITRA MANUSIA

Judul:

TRADISI LISAN DOLANAN MEMBANGUN KARAKTER DAN CITRA MANUSIA

Penulis: 
Nelvitia Purba, S.H., M.Hum., Ph.D.
Debbi Chyntia Ovami, S.Pd., M.Si.
Dr. Azhary Tambusai, M.A.

Sinopsis
           Nilai‐nilai kearifan lokal dalam lagu dolanan Jawa pada masa sekarang sudah banyak mengalami    pergeseran akibat adanya arus globalisasi,  khususnya bagi generasi muda. Tradisi lisan adalah semua wacana yang diucapkan         yang mencakup lisan dan memiliki aksara atau dapat disebut sebagai sistem wacana yang bukan aksara . Lagu dolanan Jawa merupakan  salah satu sarana   komunikasi dan sosialisasi dengan lingkungannya. Melalui Dolanan Jawa seseorang dapat bermain sekaligus belajar bernyanyi, melakukan gerakan secara fisik, bersenang-senang dan bergembira serta bersosialisasi dengan teman-teman  sebaya. Ditambah lagi lirik tembang dolanan yang mengandung pesan pendidikan moral dan nasihat yang berkaitan dengan kehidupan sehari‐hari yang  menjadikan sesorang berperilaku sesuai dengan dirinya dan nilai yang cocok dalam kondisi yang berbeda- beda. Keberadaan tradisi lisan dolanan jawa di Kota Binjai dari sembilan bentuknya antara lain: (1) Ungkapan tradisional, penyandra, sesanti puja, (2)Wangsalan, cangkriman, (3) Parikan, (4) Tembang gede, macapat, (5) Tembang dolanan, (6) Langgam jawa, (7) Lagu spiritualitas, (8) Dongeng, sejarah rakyat, kisah humorologi dan (9) Drama rakyat : Jemblonh, ketoprak, ludruk, wayang, ande-ande , yang populer hanya tembang dolanan jawa dan wayang dipertunjukkan pada acara-acara tertentu seperti : perkawinan dan hari-hari besar keagamaan dan nasional . Revitalisasi tradisi lisan Dolanan jawa   pada Masyarakat Jawa Pujakesuma kota Binjai sudah harus dilakukaan mengingat budaya luar sangat besar pengaruhnya terhadap karakter generasi muda karena tradisi lisan dolanan jawa merupakan aset budaya bangsa sehingga perlu dipertahankan di dalam pembentukan karakter generasi muda saat ini. Di dalam merevitalisai tradisi lisan Dolanan jawa  diperlukan adanya sarana dan prasarana,   kerjasama, sosialisasi dan komunikasi.

Link Buku : Tradisi Lisan Dolanan
Distributor : Gerai Inovasi UMN Al Washliyah
Link Penjualan: Tokopedia